Gambar 1. Ikan garing (Tor duoronensis) yang dikumpulkan dari Ladang Laweh pada Maret 2007, dan dipijahkan di instalasi BRPBAT Cijeruk. Larvaikan garing
ANALISIS KOMODITAS BUDIDAYA PERIKANAN AIR TAWAR DI SUMATERA BARAT: Dengan Penekanan Pada Pengembangan Budidaya Ikan Garing (Tor duoronensis)
Oleh:
M. Fatuchri SUKADI, Estu NUGROHO, Jojo SUBAGJA, Anang H. KRISTANTO, KUSDIARTI dan YOSMANIAR
ABSTRAK
Suatu analisis komoditas yang bertujuan mencari komoditas lokal daerah Sumatera Barat untuk dijadikan target jenis komoditas yang akan dikembangkan dilakukan pada bulan Maret 2007 dan April 2008. Penilaiaan berdasarkan berbagai kriteria dan diskusi kelompok dilakukan bersama berbagai komponen pelaku, pembina dan stakeholder perikanan budidaya di Sumatera Barat untuk menentukan komoditas lokal yang perlu dikembangkan. Kriteria terbobot yang digunakan dalam penilaian komoditas yaitu kekuatan pasar, tersedianya benih, teknologi budidaya dan institusi pengembangan terkait, dampak positip terhadap Usaha Kecil Menengah dan lingkungan serta keunggulan daerah yang terkait. Ikan garing (Tor duoronensis) terpilih dari famili Cyprinadae untuk dikembangkan melalui diseminasi teknologi perbenihannya dari institusi riset ke Balai Benih Ikan (BBI) Lokal Aur Melintang. Peningkatan kapasitas BBI lokal, BBI Sentral maupun Unit Pengelolaan Perairan Umum (UPPU) menjadi penting dilakukan melalui transfer teknologi, penyempurnaan fasilitas balai benih dan penyediaan sumberdaya manusia yang memadai.
Kata kunci: Ikan Garing (Tor duoronensis), Ikan lokal Sumatera Barat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar